Teradisi Unik Masyarakat Lombok

Perang Topat Lingsar,Lombok Barat


Perang Topat (ketupat) merupakan ritual tradisi unik masyarakat di Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, NTB. Event ini membawa misi perdamaian dalam keberagaman budaya dan kepercayaan.Acara ini  biasanya dipusatkan di Pura Lingsar,Lombok Barat NTB.
Ini bukan perang sungguhan, melainkan sebuah tradisi masyarakat Lombok Barat yang sudah berlangsung ratusan tahun. Tradisi ini menceritakan kedamaian masyarakat Lombok Barat saat mempraktikkan hidup dalam keberagaman. Islam dan Hindu menyatu tanpa ada gesekan dan konfrontasi. 


Ritual diawali dengan upacara persembahyangan di tempat pemujaan masing-masing (Hindu dan Islam Wetu Telu). Kemudian mereka ke halaman yang dilanjutkan dengan adegan saling melempar menggunakan ketupat antara para peserta upacara.
Masyarakat setempat meyakini bahwa upacara ini akan memberi berkah dengan turunnya hujan. Sementara masyarakat yang lain menyebutkan bahwa upacara ini dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur atas hujan yang dikaruniakan oleh Yang Maha Kuasa bagi kemakmuran hidup mereka.
Didalam kawasan ini ada dua bangunan yang melambangkan persatuan umat Hindu dan Islam, yaitu Kemaliq dan Pura. 
Selain Perang topat (ketupat) masih banyak acara lain yang diselenggarakan seperti presean,tari,dan acara acara lainnya.
Pemerintah Lombok Barat menjadikan event ini sebagai daya tarik wisata,karena pada sat acara ini berlansung, banyak sekali wisatawan dari negara lain ikut serta dalam acara ini.
Didalam area  ini juga terdapat kolam yang cukup besar yang di dalamnya  berisikan tune (belut) yang berukuran sangat besar,konon katanya belut ini hanya mau menampakkan diri jika di panggil oleh orang-orang tertentu di daerah ini.


Sekian ulasan singkat tentang teradisi unik di pulau Lombok, semoga bermanfaat :-D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lombok Wildlife Park

Cerita Gempa lombok

Pantai Kuta Lombok